Senin, 26 Mei 2008

mencoba aku menyapa mu

tak perlu menjadi pintar untuk mengenalkan mu padaku
aku pun tak perlu berpura-pura bodoh untuk bisa menyapa mu
pengertian aku dirimu dan dirinya adalah bodoh untuk menjadi pintar
ini hari yang terbatas.
meskipun tak akan ada lagi yang mengerti..
ini untuk mu - semua untuk mu - bukan untuk siapa siapa..
sampai kapan pun ini untuk mu

2 komentar:

Anonim mengatakan...

mencoba aku menyapamu .
dalam hitam yang gelap .
pekat melekat .
kamu dimana . bukan disana .
kamu berubah . dan menjauh akhirnya .
tak peduli pintar atau bodoh .
tak butuh itu semua .
karena semua asa telah melayang .
hilang tak karuan .

ruanghitam mengatakan...

ketika kau mulai berbicara..
aku mulai merasakan mu wahai dewi ku.
dewa ranzky ini hanya tak mengerti apa yang ku rasa.
rindu yang tak pernah habisnya.
mungkin begitu hebatnya.

aku coba persembahkan untukmu.
namu aku atau kamu masih bisu diam tak berbicara.

dari hati kecil ku bicara.