Kamis, 15 Mei 2008

Ruang Hitam Ranzky

permainan ini memelukku dan mulai menghabisi ku
membuat denyut darah ku menggigil ketika ia menyentuh sebuah kalimat tentang mu
engkau akan menjadi manusia sempurna saat kau biarkan memeluk jiwa ku
rasukilah diriku..

kau akan kalah jika kau tak mengerti hakekat kata ini
jika tak mengenal kau akan sirna
satu-satunya cara ialah menekan hati dalam jiwa ku
dan dengarkan bagaimana aku memujimu
seperti seorang dewi yang bermain di atas pasir
seperti seorang gadis timur
seperti ini

aku ingin mengajakmu berdangsa
dalam buai cinta yang menjelma rindu
melintasi malam seribu bintang
dan terbang melewati angan dalam sebuah janji

cinta ini membunuhku dalam sebuah lamunan beku
lamunananku yang begitu indah tentang dirimu
malamku membentang dalam sisi hati
tuk sekedar mengenalmu menghirup wangimu dan mengharuskanku memilikimu

sebaiknya
kita mulai bersatu
sebelum kau menjauh melupakan sajak purnama ini
sebelum segala puja jadi tertunda dan pujiku terlupakan
sedang aku telah sampai pada angan terakhir tentangmu di penghujung rindu
untuk memuja dan langsung bertemu
begitu nyaman tatapanmu
begitu rimbun mata hatimu
dan begitulah hatiku
sekedar memberi kesan yang dalam dalam satu bingkai kehidupan mu - ini untuk semua orang yang perna membeci dalam sebuah cinta - sekedar intropeksi kehidupan mu dan ku..

Tidak ada komentar: