Lewat remang malam aku berjalan lurus
Tiada cinta dan tiada hati
Hanya aku seorang pria yang menanggapi sesosok sepi menjadi hari
Lewat remang hari dari sebuah melody
Enggkau muncul kembali
Hanya kau wanita yang bercerita dan diam dalam cahya hati
Seperti biasa aku menyandang cakrawala dan ku tentang busur panah
Menjadi malam-malamku dan menjadi mimpi-mimpimu
Kukenalkan dua dunia dan lima indra kepadamu
Lewat remang Hari ku mulai tersenyum kembali
Kabut itu melenyap menuju sebuah lembah senyap
Mengepakkan angin , menyaksikan beku mencair karna dewi
Lewat kasih kau mencintaiku
Sebuah kenangan baru yang membanyang biru
Sebagai puncak mimpi dan semilir keinginan untuk mencinta kembali
Daun jatuh menemu tangkainya kembali
Lampu warna warni ,suara kicauan kalbu, angin selatan yang membawa kehangatan surya
Tiada taranya rasa menggambarkannya
Hanya saja ku bisa tersenyum kembali dan ku pastikan kau lah dewi mentari
Lewat cinta akupun bernaluri kembali
Ragaku kembali bernyawa, semua karna mu yang bercahaya
Seorang dewi yang membuat ku bersujud kepadaNYA
Terimakasih wahai dewi