gadis ipobia berkelangsungan !!
apa yang sekarang kau nyanyikan
tertawa lepas pada melodi kefanaan
berbalik kepada intonasi kehilafan
gadis ipobia terlewatkan !!
menari seperti wayang
terbuai seperti awan
kawan dengan gerakan lunglai
menari dengan langkah pasti seperti pawang hujan..
gadis ipobia tersiratkan !!
siulan kalbu yang membakar
menyatatu pada malam seperti gonggongan anjing yang terbuang
mendekap pasti kedalam jurang
membumbu kedalam dan terkapar jauh kedepan
gadis ipobia termakan !!
murka atas kawan yang tersenyum lebar
buta akan kefanaan menjelma panjang kedalam kubangan
gadis yang berkata kawan namun terlihat seperti lawan
Kamis, 08 April 2010
saat ego merasuk menjadi murka
Terkadang saat ego datang dan menjelma menjadi kemarahan semua terlihat gelap nan pekat
Seorang manusia dengan status peringatan, tanpa harapan dan terbuang.
Walau hanya sebatas kata, seperti kata “ mulut mu harimaumu” membungkam semua realitas yang ada dan membuat semua terlihat fatamorgana, memaki maki seolah olah semuanya salah saat menghilangkan perasaan bangga terhadap diri.
Sekarang semua yang terlihat indah seperti sampah , “terbuang seperti binatang jalang dari semua kumpulan orang terbuang” kata ini mungkin menjadi pilihan topic utama dari sudut perasaan murka yang terlihat menjijikkan .
Bukan masalah siapa yang benar atau siapa yang salah . ini hanya berlaku pada predikat kelas renda dimana perasaan beku menggumpal dalam pertanyaan besar “ mau seperti apa sekarang “
Seorang manusia dengan status peringatan, tanpa harapan dan terbuang.
Walau hanya sebatas kata, seperti kata “ mulut mu harimaumu” membungkam semua realitas yang ada dan membuat semua terlihat fatamorgana, memaki maki seolah olah semuanya salah saat menghilangkan perasaan bangga terhadap diri.
Sekarang semua yang terlihat indah seperti sampah , “terbuang seperti binatang jalang dari semua kumpulan orang terbuang” kata ini mungkin menjadi pilihan topic utama dari sudut perasaan murka yang terlihat menjijikkan .
Bukan masalah siapa yang benar atau siapa yang salah . ini hanya berlaku pada predikat kelas renda dimana perasaan beku menggumpal dalam pertanyaan besar “ mau seperti apa sekarang “
Langganan:
Komentar (Atom)