Musim gugur menemaniku
Melukiskan jejakku pada puing-puing waktu
Lalu berkelana menembus semua pekatku
Dan ketika semua itu kulalui
tak terasa menyengat seperti kilat
Terbayang pada lunglai waktu yang terbatas dan akhirnya habis.
Sekarang musim telah diujung batasnya
Tahun baru, segera menyapaku
Ada desau resah bergelayut di kalbu
Ia memanggil sang waktu dan mempertanyakan kehidupanku
Hanyalah petikan dawai yang sebentar lagi akan beranjak..
Ia akan pergi menjauh atau mungkin akan duduk lagi disini..
Biarlah kurebahkan gundah pada dinginnya udara
biarkan terasa masuk kedalam sukma
biarkan salam pada desahan angin yang bernada
Dan biarkan kubisikkan cinta pada Sang Pemilik Raga
Dan ketika aku ingin menyelesaikan itu semua
Aku ingin merubah ragaku dan menjelma menjadi hujan
Dan akhirnya datang sang pelangi di ujung musim berikutnya.
Hingga nanti
Ketika musim-musimku kembali
Kau akan bangga melihatku
Karena dukaku
Lukaku
Cintanya…
Akan menemaniku dalam harapku..